Sahin Membantah Tolak Arsenal Karena Uang

Channelbola

Sahin Membantah Tolak Arsenal Karena Uang – Gelandang anyar Liverpool, Nuri Sahin, membantah berita yang menyebut dia menolak tawaran Arsenal dan memilih ke Anfield karena uang. Sahin menyebut keputusan bergabung dengan The Reds murni karena alasan sepakbola.

Sahin yang dipinjam dari Madrid menyatakan Liverpool lebih memberi kesempatan bermain dibandingkan Arsenal. Peluang itu akan dimanfaatkan Sahin untuk memperbaiki karier yang sempat turun di Santiago Bernabeu, bukan demi mencari gaji besar.

“Kalian belum mengenal saya dengan baik jika menganggap kepindahan ke Liverpool dengan alasan ekonomi. Jika ingin mencari gaji besar, tentu saya tidak akan datang ke sini. Saya mendapat banyak tawaran yang memungkinkan untuk mendapat pendapatan lebih besar di tempat lain,” kata Sahin kepada Mirror.

“Saya sama sekali tidak memedulikan uang. Saya tahu akan mendapat banyak uang jika bermain bagus. Satu-satunya alasan mengapa saya memilih Liverpool adalah kesempatan bermain. Brendan Rodgers percaya pada kemampuan dan cara bermain saya, termasuk fakta bahwa Liverpool merupakan sebuah klub besar di Inggris,” lanjut Sahin.

Sahin juga mengaku sebagai pengagum filosofi bermain manajer The Reds, Brendan Rodgers. Ia menyebut apa yang terjadi di Liverpool saat ini mengingatkan dirinya dengan masa-masa hebat bersama Borussia Dortmund.

“Kami sukses di Dortmund karena bermain sebagai tim. Meski hanya finis keenam dan kelima di dua musim awal bersama Juergen Klopp, kami kemudian dua kali juara Bundesliga secara beruntun karena memiliki rencana jangka panjang. Filosofi Brendan di Liverpool tak jauh berbeda dan kami yakin akan segera kembali ke jalur juara,” pungkas Sahin.

Kami merekomendasikan Channel Bola sebagai Master Agent Betting Online untuk pengunjung yang ingin bermain game sbobet, ibcbet, SoA888, casino online, bola tangkas dan berbagai game online lainnya. Silahkan klik gambar di bawah ini untuk melakukan pendaftaran secara gratis di Channel Bola.

Daftar Channelbola

Comments are closed.